Senin, 10 November 2014

Bab 1 Bagian 3

Jika kita hubungkan dengan rahasia, orang-orang ini benar-benar tak ingin publik mengintip sedikitpun rahasia mereka. Dan orang-orang ini telah menyimpannya ‘dengan sangat baik’, karena mayoritas masyarakat tak percaya ketika rahasia mereka ini dibeberkan secara gamblang.
   Menurut Robert Guffey dalam bukunya The Conspiracy Reader, melaporkan bahwa ‘Kriptokrat’, istilah untuk orang-orang yang termasuk dalam golongan elit ini, menganggap warga Amerika hanya domba yang harus dijaga supaya dan mengintip sedikitpun untuk melihat kawah hitam yang dipenuhi rahasia busuk mereka. Manly P. Hall, 33 derajat, pernah menuliskan tentang RAHASIA MISTERIUS, yang pada dasarnya, Anda tahu, termasuk dalam rahasia busuk dalam kawah hitam ini.
   Maka, apa yang Anda pikirkan saat ini? Apa yang terjadi di dunia kita? Pertama-tama, yang perlu Anda lakukan adalah mendeskripsikan kondisi Anda sekarang. Ya, hidup. Anda hidup, bernapas, makan dan tidur, berjalan. Tentu saja sebagai makhluk sosial Anda hidup di sekitar manusia lain, yang juga hidup sama seperti Anda. Namun sebagian dari mereka tak punya cukup besar kemauan untuk mengetahui lebih dalam apa yang terjadi dengan mereka.
   Tak semua orang termasuk dalam golongan elit, mungkin saja Anda tidak termasuk di dalamnya, namun bisa juga iya. Tetapi, yang saya lihat sekarang, orang-orang yang tak tercakup di golongan elit kian memprihatinkan setiap harinya. Mengapa? Karena detik ini juga, mereka dalam kondisi trans.
   Kini, makanan, binatang, bahkan uang serta negara, bukan kita lagi yang menentukan. Lalu siapa? Memang bukan Anda dan saya, melainkan mereka. Dan siapakah mereka? Mereka adalah golongan elit tadi, yang saya sebut sebagai psikopat, pengidap megalomania. Hal ini bukan semata-mata julukan tak berdasar. Tentu saja saya tahu alasan sebutan itu. Sebab, mereka adalah orang-orang yang ingin menggantikan posisi tuhan, sementara mereka sendiri menyembah tuhan yang mereka sebut Mahabone, Yehova, Yahbuhlun, dan lain-lain, dan tak lain adalah Lucifer alias setan. Anda bisa menyebut penyembah setan dengan sebutan setanis. Orang-orang ini haus kekuasaan, ingin mengeruk seluruh harta yang disediakan oleh bumi. Dan itu pun takkan cukup bagi mereka.
   Maka, mereka sangat aktif dalam program pengurangan manusia. Sebab jika dunia ini tak lagi dijejali orang-orang yang bukan termasuk ‘kaum elit’, kekuasaan mereka akan semakin besar. Mereka menggunakan teori pengurangan jumlah manusia yang disebut dengan teori depopulasi. Golongan petinggi elit ini menggunakan teori depopulasi melalui banyak hal. Melalui penyakit terutama, seperti HIV yang sebenarnya penyakit ciptaan golongan elit ini. Supaya penyakit ini ‘laku’, mereka menyodorkan ajaran-ajaran yang menyimpang dari ajaran Tuhan. Seperti budaya minum minuman keras, alkohol, narkoba, dan juga seks bebas. Dengan budaya seks bebas yang mereka sebar luaskan, otomatis penyakit HIV pun semakin merajalela.
   Dan tahukan Anda? Program KB (keluarga berencana) yang mungkin Anda ikuti ini, adalah program orang Yahudi petinggi elit, zionis, yang menyodorkan program ini sebagai praktik teori depopulasi. Anda bisa membuktikan sendiri bukan?  Dengan melaksanakan program ini, jumlah manusia dibatasi. Berbeda dengan sekian dekade sebelumnya, bukan? Perhatikanlah pohon keluarga Anda, dan lihat nenek kakek dan buyut Anda, barangkali telah melahirkan belasan keturunan!
   Intinya, orang-orang ini ingin memperoleh kekuasaan dan harta dunia, dan menghalalkan segala cara untuk memperoleh impian mereka. Dan justru mereka termasuk dalam golongan elit, petinggi negara, pengusaha, jutawan dan orang-orang populer yang terpandang. Betapa jijiknya melihat televisi Anda dipenuhi oleh golongan orang-orang yang seperti ini, layar kaca kita berisi pengidap megalomania dan psikopat yang punya visi delusional!
   Dunia ini menjadi begitu mengerikan. Sudah jelas bahwa sistem dunia sudah berubah total plus drastis. Ekonomi Anda, kenegaraan Anda, dan segalanya, telah mereka atur kini. Tanpa secara langsung, mereka menyisipkan sesuatu yang terlihat bermanfaat dan menguntungkan, di depan mata orang-orang sehingga masyarakat meniru cara mereka.
   Para golongan elit ini adalah para zionis yahudi, makhluk berbahaya yang ingin sekali mengangkat dunia dengan jari kelingking. Para zionis ini menciptakan produk dan sistem, menyuguhinya kepada masyarakat. Berikutnya, masyarakat membuat produk mereka ini laku keras saking menggiurkannya. Mereka senang, tertawa-tawa di balik tirai panggung pertunjukan yang disibakkan. Karena di balik sana adalah tempat mereka merencanakan kejahatan di dunia.
   Mereka memproduksi banyak hal yang membuat manusia tertarik. Produk makanan dan minuman, obat-obatan, hingga busana. Contoh produk makanan minuman yang didirikan oleh zionis, sebut saja, McDonald (yang di beberapa negara telah dikurangi pembeliannya. Sebab, mereka membuktikan daging ayam yang mereka makan bukan daging aman konsumsi lagi karena telah disimpan dalam keadaan mati, dalam jangka waktu panjang.), Starbucks (Starbucks adalah salah satu nama pulau yang masih perawan di daerah Amerika Selatan. Akan tetapi, sang pencipta yang seorang zionis menyisipkan nama berbau zionisme untuk produknya.), KFC, dan masih banyak lagi.
   Sementara mereka memproduksi obat-obatan yang laku keras. Sebab, mereka menciptakan penyakit yang membutuhkan obat buatan mereka.
   Para zionis juga menciptakan penyakit HIV yang ditularkan melalui seks. Selain menciptakan bibit penyakit HIV, mereka pun menyodorkan kepada masyarakat budaya seks bebas melalui media dan hiburan. Contohnya band rock, yang biasanya, anggotanya adalah setanis. Seperti The Rolling Stones, The Beatles dan masih banyak lagi. Dengan begitu, mereka dapat mempraktikkan teori depopulasi, melalui penyakit HIV yang mematikan.
   Para masyarakat berkantung tebal, tentu tak segan-segan membeli produk mahal. Selain mahal, memang populer dan berkualitas. Sayangnya, Anda yang termasuk pembeli produk-produk ini mungkin tidak tahu, siapa sosok di baliknya! Tahukah Anda, bahwa Giorgio Armani, Mark and Spencer, serta produk busana sukses lainnya adalah produk yang diluncurkan oleh para zionis Yahudi ini?
   Produk yang gerainya tersebar di ratusan negara itu, laku di pasaran, menjadi favorit banyak orang, dan tanpa sadar, masyarakat telah membayar para jutawan zionis dan membuat mereka semakin kaya. Tentulah puas perasaan mereka! Dan uang yang mereka peroleh dari hasil produksi itu, mereka gunakan untuk kepentingan mereka.
   Disebabkan oleh posisi mereka sebagai penyembah setan, tentu saja uang mereka itu mereka gunakan untuk menyesatkan agama yang sebenarnya. Mereka melancarkan serangan di negara-negara beragama, seperti Palestina dan banyak lagi. Untuk negara yang sudah merdeka, contohnya, Indonesia (dan hampir seluruh negara), mereka menyisipkan pula ajaran-ajaran sesat yang membelokkan agaman.

   Beberapa negara telah melakukan pemboikotan besar-besaran terhadap produk para Yahudi. Anda bisa melihat sendiri. Tahun ini, kita berada di abad ke-21, dan para zionis menyerang negara-negara beragama untuk menghancurkannya. Contohnya Palestina, yang diserang oleh negara zionis, Israel. Apakah Anda tahu dari mana biaya perang itu? Tentu saja dari produk yang mereka pasarkan. Betapa bagusnya pilihan untuk meboikot produk zionis!

Minggu, 09 November 2014

Bab 1 Bagian 2

Dari penjelasan saya, mungkin Anda bertanya-tanya. Tentu tercetus pertanyaan 5W dan 1H bukan? What? When? Why? Who? Where? Serta How?
   Mari kita jawab secara singkat satu persatu.
   What – apa?
   Apakah yang terjadi? Kita terjebak di rumah kita sendiri.
   When – kapan?
   Kemarin, sekarang, besok. Ya, sudah sekian abad ini terjadi.
   Why – mengapa?
   Karena ada golongan yang haus kekuasaan, menginginkan seluruh isi dunia dan menjaga kekuasaan serta harta kepemilikan mereka sehingga orang lain yang tidak termasuk golongannya tak dapat menikmatinya.
   Who – siapa?
   Mereka ada orang-orang yang lapar harta dunia dan haus kekuasaan, mereka menginginkan dunia yang hakikatnya adalah milik Tuhan yang Maha Esa, dan mereka ingin merebutnya dengan cara apapun. Kini, mereka berasa telah memiliki dunia. Namun, mereka tak juga puas. Mereka mengeruk seluruhnya yang ada di bumi. Menurut pendapat Texe Marrs dalam bukunya yang berjudul Codex Magica, sifat golongan ini adalah sifat psikopat. Mereka mengidap penyakit yang disebut dengan megalomania. Menurut kamus Webster, kepribadian psikopat dijelaskan sebagai berikut: 1. Suatu kondisi yang terganggu secara emosional dan perilaku yang ditandai dengan persepsi yang jelas tentang realitas kecuali dalam kewajiban sosial dan moral individual, dan seringkali kecanduan narkoba, atau penyimpangan seksual. 2. Seseorang yang memiliki kepribadian psikopat.
   Sementara megalomenia sendiri diartikan sebagai: 1. Suatu mania terhadap kinerja yang hebat atau unggul. 2. Suatu gangguan mental delusional yang ditandai dengan perasaan kemahakuasaan dan keagungan pribadi yang kekanakan.

   Bukankah saya telah mengatakannya? Mereka sangat menginginkan kekuasaan dan keagungan, dipuja seluruh umat dunia seperti tuhan. Mereka merasa punya delusi keagungan sehingga tak perlu terikat oleh peraturan. Bukankah sama dengan yang disebutkan oleh Webster`s Dictionary?

Bab 1 Bagian 1

Baiklah, sebuah buku tebal yang saya gunakan untuk meletakkan selembar kertas yang bebas ditulisi apa saja, kini berada di atas genggaman. Saya pun memikirkan sesuatu yang berada tepat di dalam kepala saya, pikiran saya,yang memaksakan untuk ditulis segera, berusaha menyeruak keluar lantas menyusun diri menjadi kata-kata. Untuk memenuhi permintaannya, saya pun memutuskan untuk segera memulai penulisan jurnal ini.   Bagaimanakah jika saya tidak menulisnya? Tentu membuang kesempatan selagi ia hadir di depan mata, dan saya ingin menghindari hal tersebut. Sekarang adalah waktunya untuk menginformasikannya pada Anda. Penuh tanda tanya?   Barangkali begitu…   Jangan kecewa, karena ini bukanlah hal yang mengecewakan, meskipun bagi sebagian golongan manusia ini sungguhlah menyedihkan. Ada 2 kata yang mencekik Anda, sekarang.  Dan keduanya adalah rahasia yang ingin saya bongkar. Apakah itu?   Kita terjebak!   Benarkah?   Ya, kita terjebak.   “Hei, dia telah mencari sensasi dengan mengatakannya!” “Tidak, semua ini tidak benar!!” atau “Tenanglah, ini hanya drama iseng-isengan.” Begitukan yang beberapa orang katakan? Bisa jadi, tetapi saya yakin Anda mau mencoba untuk memperhitungkan pendapat saya dahulu.   Kebenaran terkadang mengejutkan. Adapun yang terasa tak lazim bagi beberapa orang, sehingga mereka membuat keputusan untuk menolak mempercayainya. Tidak yakin itu boleh. Namun, seseorang berkewajiban untuk mencari tahu supaya mendapat keyakinan.   Rahasia yang saya bongkar barusan termasuk dalam kategori rahasia besar yang tak diketahui banyak orang. Sebagian besar umat manusia terlalu menyepelekan masalah ini. Padahal, masalah yang ada pada rumah kita sendiri, dunia kita, bumi kita sendiri, ini bukanlah perkara mudah. Ini menyangkut kehidupan Anda. Dari mulai keuangan, kesehatan dan pangan, hingga keagamaan. Maka, dari sini kita dapat membuat konklusi: hal ini teramat penting.   Meskipun begitu, saya tak heran jika masih saja yang menentang rahasia yang telah saya bongkar. Seperti kutipan yang saya ambil dari Marshall McLuhan (Take Today), ”Hanya rahasia kecil butuh proteksi, rahasia besar terproteksi oleh ketidakpercayaan publik.”   Ya, benar. Orang mati-matian menjaga rahasia dari mulai mencuri penghapus teman sebangku hingga rahasia percintaan. Namun, rahasia besar dunia macam ini mereka takkan pernah menyadari. Padahal, sudah secara gamblang rahasia ini dibeberkan. Tetapi para pemilik rahasia tak perlu cemas, karena banyak masyarakat, masyarakat awam pula, yang tidak mempercayai dan memahami rahasia gelap besar yang hendak menerkam dari belakang Anda. Beruntung jika Anda mengetahui rahasia ini, Anda sudah siap menoleh ketika ada bahaya yang dirahasiakan, hendak menerkam Anda dari belakang.   Ya, kita dijebak. Kita telah terjebak selama sekian dekade, dan abad pula. Apakah Anda percaya pada saya? Tunggu dulu! Pertanyaan awalnya, di mana kita telah terjebak? Ohh mungkin saya tidak tahu pasti. Dan Anda mungkin juga tidak, karena sebagian besar dari kita dalam kondisi trans. Mengerikan bukan? Oh tidak. Kali ini yang saya sadari, kita terjebak di rumah sendiri. Seperti bocah yang diculik dan disekap di huniannya sendiri. Pertanyaan berikutnya, siapa yang telah menjebak kita? Sesama warga rumah! Bayangkan, ini seperti kakak dan mengunci adiknya dalam kamar tidur. Jadi, jelas-jelas bukan alien yang telah memerangkap kita, melainkan manusia.    Lokasi kita terjebak tak lain adalah di mana kaki Anda sekarang berpijak, atau di mana tempat Anda duduk maupun berbaring. Manusia ibarat melihat sebuah bayangan saja dan bukan cahayanya. Atau membaca buku pengetahuan yang penulisnya sendiri tak lebih berpengetahuan dari sang pembaca. Tak jelas dan tak dapat dilihat dengan jernih! 

Selasa, 04 November 2014

Introduction

Rahasia Dunia Umat Manusia

Oleh Alifia Afflatus Zahra

Sekarang juga, saya ingin memperkenalkan sekaligus menjelaskan kepada Anda semua mengenai tujuan saya dalam menulis jurnal pendek ini. Kata “Anda” tentulah ditujukan kepada Anda semua yang membaca jurnal yang saya buat sekitar 2 bulan yang lalu, tepatnya pada bulan Agustus ini. Sudah jelas ini bukanlah tulisan yang perfek, Itu sebabnya ada revisi dalam beberapa hal. Saya memiliki cita-cita untuk melihat publik membaca jurnal saya, yang masih awam sekalipun. Saya hanya berhak menuntun Anda ke sebuah dunia baru di mana semua orang terpaksa menjadi adaptabel. Dunia ini seperti panggung pertunjukan, di mana penonton tak tahu apa yang ada di balik atau di bawah panggung.
   Dalam menulis jurnal pendek ini, saya mempercayakan kepada pengetahuan yang saya dapat dari buku-buku dan artikel-artikel di internet. Perhatian! Anda sebagai saksi bahwa saya telah menyatakan, saya takan menyesal atas apapun yang terjadi di masa mendatang, cepat atau lambat setelah Anda semua membaca jurnal saya yang jauh dari sempurna.
   Pada beberapa hal, saya sungguh perfeksionis. Maka, tak heran apabila akan ada revisi untuk yang berikutnya. Menurut pemahaman saya setelah membaca sebuah buku, saya tergolong seorang revisionis: kritis akan hal baru. Saya pribadi cinta pembaharuan. Sebab, dunia sanggup berubah dalam semenit sekali pun. Atau bahkan dalam satu kedipan mata. Tak heran jika koran dan berita menjadi ‘makanan’ saya sehari-hari.
   Sesungguhnya ada banyak hal baru yang meskipun intrikasional wajib saya pahami. Namun dengan kemauan yang besar, saya harap saya mampu menepati janji untuk menginformasikan pada Anda meski hanya sedikit dan non-perfek. Semoga melalui jurnal pendek ini, Anda dapat tertuntun untuk melihat dunia dengan lebih seksama. Berkenankah Anda? Semoga iya. Saya harap jurnal ini membawa manfaat.
Alifia Afflatus Zahra

Semarang, 28 Oktober 2014